GALHARCHIVE
Back to archive
EssayAugust 6, 2026·1 min read

Sebelum Aku Memilih

Tentang hal-hal yang telah melekat sebelum manusia mengenal dirinya, dan bagaimana makna perlahan tumbuh setelahnya.

Sebelum Aku Memilih

Tanggal ditulis: 6 Agustus 2026

Ada hal-hal yang telah lebih dulu hadir, bahkan sebelum manusia mampu memilih.

Bukan keputusan. Bukan pula keinginan.

Melainkan sebuah permulaan.

Sebagian orang menyebutnya takdir. Sebagian lain mencoba menjelaskannya melalui ilmu.

Namun semakin lama aku berjalan, semakin kusadari bahwa penjelasan tidak selalu melahirkan ketenangan.

Sebab ada pertanyaan yang memang tidak diciptakan untuk memperoleh jawaban.

Ia hanya ingin mengajarkan manusia bahwa hidup bukan selalu tentang mengapa.

Melainkan tentang bagaimana.

Bagaimana menerima. Bagaimana bertumbuh.

Dan bagaimana tetap menemukan makna, meski perjalanan dimulai dari sesuatu yang tidak pernah dipilih.


Catatan

Mungkin manusia tidak pernah diberi kesempatan untuk memilih bagaimana ia memulai kehidupannya. Namun selalu ada kesempatan untuk memilih bagaimana ia memaknai perjalanan yang telah diberikan.

Barangkali, di situlah kebebasan yang sesungguhnya.


© GalhArchive